
River mengubah penjualan B2B dengan AI Account Executive. Demo produk, tangani objeksi, dan closing otomatis—tanpa menunggu jadwal sales rep.

River adalah agen AI yang berfungsi sebagai Account Executive virtual, membantu bisnis meningkatkan penjualan tanpa perlu menambah jumlah karyawan. Dengan kemampuan melakukan demo produk secara langsung melalui panggilan video, menindaklanjuti prospek, dan menutup kesepakatan secara mandiri, River memastikan tidak ada peluang penjualan yang terlewat karena keterbatasan waktu atau sumber daya manusia.
Demo Langsung 24/7: Melakukan panggilan video live dengan screen-sharing untuk mendemonstrasikan produk Anda kapan saja, tanpa perlu penjadwalan atau formulir.
Penutupan Otomatis: Menutup kesepakatan secara end-to-end untuk transaksi di bawah ~$25K, termasuk pengiriman proposal, tindak lanjut, dan penandatanganan kontrak.
Hand-off Cerdas: Menyerahkan prospek yang sudah hangat dan terkualifikasi dengan lengkap kepada tim penjualan Anda untuk kesepakatan di atas ~$25K.
Multibahasa & Multisaluran: Beroperasi dalam berbagai bahasa dan mengikuti prospek di berbagai kanal—situs web, email, video, hingga WhatsApp.
Model Harga Berbasis Hasil: Tidak ada biaya setup atau langganan bulanan; Anda hanya membayar komisi saat kesepakatan berhasil ditutup.
Penanganan Inbound di Luar Jam Kerja: Menangkap dan mengkonversi lead yang masuk di tengah malam atau akhir pekan saat tim manusia tidak tersedia, memastikan respons instan terhadap minat pembeli.
Skalasi Penjualan SMB: Mengotomatiskan seluruh siklus penjualan untuk transaksi kecil-menengah yang sebelumnya tidak menguntungkan untuk ditangani oleh AE manusia.
Kualifikasi & Demo Awal: Melakukan demo pertama dan kualifikasi prospek besar sebelum meneruskannya ke tim senior, sehingga AE manusia dapat fokus pada penutupan.
Pemulihan Deal yang Terhenti: Melakukan tindak lanjut persisten melalui berbagai saluran untuk mengembalikan prospek yang mulai kehilangan minat atau tidak merespons.
River dirancang khusus untuk tim penjualan B2B, pemimpin marketing, dan founder startup yang ingin mengkonversi lebih banyak pipeline tanpa memperbesar tim secara linear, serta perusahaan yang mengalami tingkat no-show tinggi pada demo terjadwal atau kesulitan menangani volume lead inbound yang besar.













